Innalillahi wa innalillahiroji'un.................Insan persepakbolaan Indonesia kembali kehilangan sesosok suri tauladan. Seorang yang ulet, tegas, lugas, penuh disiplin dan sebagai motivator. Beliaulah TNI (Purn) H Acub Zainal. Beliau terakhir menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Sabtu 4 Oktober 2008 pukul 02.20 WIB. Beliau meninggalkan kita semua pada umur 81 tahun karena terkena serangan jantung dan dimakamkan di TMP Kalibata hari Sabtu (4/10).pukul 13.00.
Semasa hidupnya almarhum lebih sering berkecimpung di dunia sepak bola daripada pemerintahan. Ketika menjadi Gubernur Irian Jaya (Papua), almarhum sangat populer karena berhasil menjadikan Persipura Jayapura menjuarai Kompetisi Perserikatan tahun 1976 dan Tim PON Irian.
Almarhum juga tercatat dalam sejarah sebagai pendiri Galatama dan 2 klub Galatama bernama Perkesa 78 dan Arema Malang. Tak heran jika beliau langsung diberi tampuk kepemimpinan untuk menjadi Ketua Galatama ketika duduk dalam kepengurusan PSSI.
Beliau sangat gigih sekali dalam memperjuangkan mutu kompetisi semi profesional Galatam. Hasilnya, dalam kurun waktu 8 tahun dalam kepengurusan PSSI, PSSI berhasil menorehkan 4 prestasi fenomenal: lolos sub grup babak kualifikasi Piala Dunia 1986 Zona Asia, semifinalis Asian Games 1986, medali emas SEA Games 1987 Jakarta dan SEA Games 1991 Manila.
Walaupun beliau tokoh sepak bola nasioanal, tetapi tak satupun pengurus PSSI datang menghadiri pemakaman.
Seluruh keluarga besar Arema merasakan kesedihan yang luar biasa dan ikut berduka cita atas meninggalnya Mayjen Pur Acub Zainal yang telah melahirkan Arema. Almarhum memberikan suri tauladan, jiwa dan semangat bagi Arema hingga usia 21 tahun yang tetap eksis. Semoga Arema selalu bisa mewujudkan cita-cita beliau, selalu berprestasi serta menjadi inspirasi semangat dan jiwa yang menjunjung tinggi martabat dan harga diri.Sebuah perjalanan panjang dari Almarhum Mayjend (Purn) H. Acub Zaenal dengan dedikasinya bagi sepakbola Indonesia.
Darjoto Setiawan, Ketua Dewan Pembina Arema
Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan segenap kesalahannya diampuni-Nya.
Perjuangan Anda akan kami lanjutkan dalam membesarkan Arema dan Persepakbolaan Indonesia.
Selamat jalan ebes, selamat jalan 'Jenderal'...........................................









0 komentar:
Poskan Komentar